ministry

let's sing for the greatest blessing from OUR LORD JESUS!!!!!
HE never let us walk alone...never!!!
prise the LORD!!!

ALLAH PEDULI
Jonathan Prawira
4/4 Do=G


G                       Em  Am
BANYAK PERKARA
                       D                Bm  Em  Am
YANG TAK DAPAT KUMENGERTI
                   D                Bm   Em
MENGAPAKAH HARUS TERJADI
Am          A              D   D7
DI DALAM KEHIDUPAN INI

G                  Em  Am
SATU PERKARA
                       D              Bm Em  Am
YANG KUSIMPAN DALAM HATI
                D                  Bm   Em
TIADA SATU PUN 'KAN TERJADI
Am             D            G   D
TANPA ALLAH PEDULI

REFF:
G                      Bm  Em             Bm
ALLAH MENGERTI,   ALLAH PEDULI
C                    G              A                   D
SEGALA PERSOALAN YANG KITA HADAPI
G                    Bm   Em           Bm
TAK AKAN PERNAH DIBIARKANNYA
C                        G    Em
KUBERGUMUL SENDIRI
          Am         D          G
S'BAB ALLAH MENGERTI




Bible says it's a good thing to give thanks to the Lord, amen

I come before You today
And there's just one thing that I want to say
Thank You Lord
Thank You Lord

For all You've given to me
For all the blessings I can not see
Thank You Lord
Thank You Lord

With a greatful heart
With a song of praise
With an outstreched arm
I will bless Your name

Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord

For all You've done in my life
You took my darkness and gave me Your light
Thank You Lord
Thank You Lord

You took my sin and my shame
You took my sickness and healed all my pain
Thank You Lord
Thank You Lord

With a greatful heart
With a song of praise
lyricsalls.blogspot.com
With an outstreched arm
I will bless Your name

Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord
Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord

Oh, thank You Lord
I just wanna thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Oh, thank You Lord
I just want to thank You Lord
Thank You Lord

Oh we thank You, oh we thank You Lord
Lift Your voice, thank You Lord
All You've done in our live we just wanna say thank You Lord
Oh thank You Lord, thank You Lord

Yes we do, oh we wanna say thank You Lord
Yes thank You Lord
Thank You Lord, thank You Lord, thank You Lord
Thank You Lord, thank You Lord, thank You Lord

The greatful heart
With a greatful heart
With a song of praise
With an outstreched arm
I will bless Your name

Oh, thank You Lord, yes
I just wanna thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You, thank You, thank You

Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord
I just wanna thank You Lord
Thank You Lord

Yes we thank You Lord, thank You Lord, thank You Lord
Yes we thank You, oh we thank You 








TIDAK MELEPASKANMU
Beberapa tahun yang lalu, pada suatu hari musim panas yang terik di Florida Selatan, seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah tempat renang tua di belakang rumahnya. Karena bergegas mau terjun ke dalam air dingin, ia lari lewat pintu belakang, sambil meninggalkan sepatu, kaos kaki, juga kemejanya.
Ia melompat ke dalam air, tanpa menyadari bahwa selagi berenang ke tengah danau, seekor buaya malah sedang berenang ke tepian. Ibunya yang di rumah sedang melihat mereka makin saling mendekati.
Dalam ketakutannya, ia berlari ke danau, berteriak dan menjerit – jerit pada putranya sekuat tenaga. Mendengar suaranya, anak kecil itu waswas dan berbelok menuju ibunya. Tapi, sudah terlambat. Ketika ia sampai pada ibunya, buaya itu juga tepat mencapainya juga.
Berpegang pada tambatan, ibu itu menangkap tangan anak kecil itu tepat saat buaya itu menggigit kakinya. Mulailah suatu pertarungan yang luar biasa di antara mereka berdua. Buaya itu jauh lebih kuat daripada ibu itu, tetapi sang ibu terlampau bersemangat juga untuk begitu saja melepaskan. Seorang petani kebetulan sedang lewat. Ia mendengar jeritan – jeritannya, larilah ia turun dari truknya, membidik, dan menembak mati buaya itu.
Mengagumkan sekali, setelah berminggu –minggu di rumah sakit, anak kecil itu terselamatkan. Kaki – kakinya memang sangat terluka, penuh parut – parut gigitan ganas heawan itu. Pada tangan – tangannya, ada goresan garutan – garutan yang dalam sekali akibat kuku – kuku ibunya yang menancap ke dalam dagingnya saat ia terus bertahan menyelamatkan putra yang ia cintai.
Reporter surat kabar yang mewawancarai anak itu setelah trauma bertanya, apakah ia mau menunjukkan bekas – bekas lukanya. Anak itu menaikkan celananya. Kemudian, nyata sekali ia berbangga, katanya pada reporter itu,”tapi coba lihat tangan – tanganku, ada juga parut – parut bekas luka di tangannku. Aku dapatkan ini karena ibuku tidak melepskanku”.
Anda dan saya bisa menyamakan diri kita dengan anak kecil itu. Kita pun punya luka – luka. Bukan akibat gigitan buaya, atau apapun yang sedramatis itu. Tapi, akibat luka – luka masa lalu yang menyakitkan. Beberapa di antaranya begitu buruk sekali dan membuat kita begitu menyesalinya. Akan tetapi, beberapa luka itu, sahabatku, adalah karena Allah menolak melepaskanku.
Di tengah pergumulanmu, Ia ada di sana sambil terus memegangimu. Kitab Suci mengajarkan bahwa Allah mencintaimu. Engkau seorang anak Allah. Ia mau melindungimu dan menyediakan segalanya. Tapi, terkadang kitalah yang secara bodoh dan dungu melangkah ke dalam situasi berbahaya. Kolam renang hidup kita penuh marabahaya, dan kita lupa bahwa musuh kita sedang menunggu untuk menyerang. Di sat itulah peperangan dimulai, dan sekiranya kau dapatkan parut – parut luka cinta kasihNya pada tangan – tanganmu, bersyukurlah. Sungguh, amatlah bersyukur. Ia tidak pernah dan tidak akan pernah melepaskanmu.
Kalau kamu melihat seseorang tanpa senyum,stop! Berilah senyum padanya. Allah telah memberkatimu sehingga engkau boleh menjadi berkat bagi orang lain. Kau tak pernah tau di mana seseorang berada  di dalam kehidupannya dan apa saja yang sedang atau akan dilewatinya.